Ketua DPC GPM Halut Apresiasi Kadis PU Halut, Jalan Lingkar Wari-Ino Mulai Dikerjakan

Ketua DPC GPM Halut, Maikel Flory.

HALUT—Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPC) Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) Halmahera Utara, Maikel Flory, mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dalam memperbaiki infrastruktur jalan.

Dirinya secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada Kepala Dinas PU Halut, Williams Jesajas, atas realisasi pembangunan jalan lingkar Desa Wari-Ino, Kecamatan Tobelo, yang saat ini sudah mulai dikerjakan.

Menurut Maikel, pembangunan jalan tersebut bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi merupakan bagian penting dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Jalan yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas warga, khususnya dalam menunjang aksesibilitas dan transportasi sehari-hari,” ucapnya pada Kamis (10/09/2026).

Ia menilai keberadaan jalan tersebut memiliki arti strategis bagi masyarakat Desa Wari-Ino dan sekitarnya. Selain menjadi jalur alternatif bagi masyarakat, akses ini juga mendukung aktivitas mahasiswa yang berkuliah di Universitas Halmahera, serta memudahkan masyarakat dalam menjalankan kegiatan keagamaan, ibadah, maupun berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan lainnya.

Maikel menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus dilihat sebagai investasi jangka panjang bagi masyarakat.

“Jalan yang baik tidak hanya memperlancar transportasi, tetapi juga membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, dan pelayanan masyarakat,” katanya seraya menegaskan pentingnya pembangunan infrastruktur jalan.

Proyek pembangunan tersebut dilaksanakan oleh CV. Birinoa Perkasa berdasarkan Nomor Kontrak 04/SP/BM/2026 tertanggal 19 Mei 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp2.972.450.000.

GPM Halmahera Utara berharap pekerjaan tersebut dapat dilaksanakan secara profesional, tepat mutu, tepat waktu, dan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Sebab, menurut Maikel, masyarakat bukan hanya membutuhkan jalan yang selesai dibangun, tetapi juga infrastruktur yang memiliki kualitas dan daya tahan untuk digunakan dalam jangka panjang.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal pembangunan secara konstruktif. Kritik terhadap pemerintah, kata Maikel, harus tetap diarahkan untuk memastikan setiap pembangunan benar-benar bermuara pada kepentingan rakyat. (FP1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup